Kamis, 14 April 2011

Dirjen Pendis: Ujian Nasional 2011 Bukan Pengadilan


Jakarta (Pinmas)--Ujian Nasional 2011 tinggal beberapa hari lagi. Dirjen Pendidikan Islam Prof Dr Mohammad Ali mengingatkan peserta UN khususnya siswa madrasah yang akan menempuh ujian agar bersikap tenang mempersiapkan diri baik phisik dan mental, dengan istirahat yang cukup.
"Saya harapkan kepada para siswa hadapilah ujian ini, karena ujian bukan merupakan pengadilan dimana orang tegang," kata Mohammad Ali ditemui di ruang kerjanya, lt. 7 kantor Kementerian Agama Jakarta, Rabu (12/4).
Menurut Dirjen agar bisa menjawab dengan baik soal-soal UN maka harus sudah siap sebelumnya. "Kalau mereka belajar artinya mereka siap. Apalgi ujian sekarang itu, meskipun tingkat kelulusannya itu relatif tinggi, tidak berubah dibandingkan tahun lalu nilai rata-rata 5,5 itu lebih tinggi," katanya seraya menambahkan, bahwa proses belajar harus rutin, tidak bisa mendadak belajar.

1.566.498 Siswa Madrasah Ikut UN 2011

Jakarta(Pinmas)--Sebanyak 1.566.498 siswa madrasah dari berbagai tingkatan akan ikut Ujian Nasional (UN) 2011 dan diharapkan dari jumlah siswa tersebut tak menemui kendala.
"UN akan segera digelar di seluruh Indonesia dan pada 18-21 April 2011 akan diikuti siswa SLTA, SMK dan Madrasah tingkat Aliyah (MA)," kata Dirjen Pendidikan Islam, Prof Mohammad Ali, di Jakarta, Rabu.

Selasa, 12 April 2011

Tes Calon Pengawas RA, Sekolah/Madrasah

Dalam rangka memenuhi kebutuhan jabatan pengawas pada RA, Sekolah dan Madrasah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur akan mengadakan tes calon pengawas pada masing-masing Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur.

Persyaratan :
  1. Usia Maksimal 50 tahun;
  2. Untuk Pengawas RA minimal berpengalaman sebagai pendidik 8 tahun dan Kepala RA 4 tahun;
  3. Untuk Pengawas SD/MI minimal berpengalaman sebagai pendidik 8 tahun dan Kepala SD/MI 4 tahun;
  4. Untuk Pengawas SMP/MTs, SMA/MA, SMK minimal berpengalaman sebagai pendidik 8 tahun dan Kepala SMP/MTs, SMA/MA, SMK 4 tahun;
  5. Pangkat/Golongan sekurang-kurangnya III/c;
  6. Sudah lulus sertifikasi.
Kepada yang memenuhi persyaratan agar secepatnya dapat menghubungi Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota terdekat.

Selasa, 05 April 2011

Tunjangan Profesi

Pengertian
  1. Tunjangan profesi guru adalah tunjangan yang diberikan kepada guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya,
  2. Bantuan tunjangan profesi guru adalah subsidi tunjangan yang diberikan kepada guru berstatus Bukan Pegawai Negeri Sipil (Non-PNS) yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.
Tujuan Pemberian Tunjangan Profesi
  • Meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar dan prestasi belajar peserta didik; motivasi, profesionalisme dan kinerja guru dalam melaksanakan tugasnya; dan kesejahteraan guru.

Senin, 04 April 2011

Pedoman/Panduan/Juknis BOS 2011

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah program pemerintah untuk penyediaan pendanaan biaya nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar pelaksana program wajib belajar. Namun demikian dana BOS dimungkinkan untuk membiayai beberapa kegiatan lain yang tergolong dalam biaya personalia dan biaya investasi.

Latar Belakang BOS

  • UU No 20 tentang Sisdiknas: Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.
  • Wajib Belajar 9 Tahun telah tuntas dengan APK untuk SMP/sederajat sebesar 98,11%
  • PP No 48 tentang Pendanaan Pendidikan secara jelas menjelaskan jenis pendanaan pendidikan dan tanggung-jawab masing-masing tingkatan

Kemenag Akan Dirikan Madrasah Unggulan di Tiap Provinsi

Jakarta, www.ummatonline.net - Kementerian Agama akan membuat proyek madrasah ungggulan pada setiap provinsi di tanah air. Saat ini menurut Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag Ace Saifuddin, baru ada satu-dua provinsi yang memiliki madrasah unggulan seperti MAN Insan Cendekia di Serpong Banten dan Gorontalo.

"Sekarang saya ingin secara merata dan serempak di seluruh provinsi itu ada satu madrasah aliyah yang punya keunggulan di bidang saint, IPS, agama atau bidang lainnya," kata Ace kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/3).

Menag Luncurkan Program Gemmar Mengaji: Kekosongan Dakwah, Munculkan Aliran Sesat

Jakarta(Pinmas)--Munculnya berbagai macam aliran sesat dan sempalan di Indonesia ini tidak lepas dari kekosongan dakwah di masyarakat. Revitalisasi pendidikan agama berbasis keluarga, sekolah, dan masyarakat perlu berkesinambungan.

"Maka program Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji itu untuk cegah masuknya pemikiran/paham ajaran sesat dan mencegah rusaknya akhlak generasi muda," demikian diungkapkan Menteri Agama Suryadharma Ali saat meluncurkan program Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji (Gemmar Mengaji) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (30/3).